• Alhamdulillahi Robbil ‘Alamin, Sesungguhnya semua kekuasaan hanya milik Allah SWT. Sehingga puji dan syukur wajib kita panjatkan hanya kepadaNya. Salawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rosulloh Muhammad SAW, para sahabat dan keluarganya. Semoga kita senantiasa diberi kekuatan dan keteguhan hati untuk meneladani beliau hingga akhir hayat nanti, Amin...!.

    Atas Rahmat dan Karunia dari Allah SWT, akhirnya Situs ini dapat kami hadirkan.

    Semoga dengan media ini, dapat memberikan informasi serta mempererat tali persaudaraan dan menjaga silaturahmi antar pihak sekolah, orang tua siswa, siswa dan alumni SIT AZZAHRA, guna membangun generasi yang beriman, mandiri, cerdas dan kreatif.

    Wasalam,

  • :: INFO PENGUNJUNG ::

Semangat Kembali ke Sekolah

Liburan panjang ramadhan dan Lebaran sudah berakhir. Kini saatnya si kecil harus kembali menjalankan rutinitas ke sekolah. Hal ini tentu tidak mudah. Setelah selama beberapa hari bahkan pekan mereka menikmati liburan tanpa beban, kini buah hati Anda harus menghadapi pelajaran dan tugas-tugas yang tentu makin sulit.

Rasa cemas pun pasti ada pada diri si kecil menghadapi kembali rutinitas sekolah. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membantunya menyiapkan diri menyambut kembali saat-saat bersekolah.

Selesaikan pekerjaan rumah
Biasanya saat liburan, anak mendapat tugas yang harus dikerjakan saat liburan. Mendekati saat masuk sekolah, pastikan si kecil sudah menyelesaikan tugas-tugasnya. Akan lebih baik jika anak sudah menyelesaikan tugasnya jauh-jauh hari. Jika tidak, akan timbul kepanikan yang membuat anak makin enggan berangkat sekolah.

Siapkan peralatan baru
Salah satu hal yang membuat anak semangat kembali ke sekolah adalah peralatan sekolah baru. Biarkan anak memilih sendiri buku tulis dan alat tulis dengan karakter lucu yang mereka suka. Hal itu akan membuat mereka semangat belajar dan juga menjadi sarana bersosialisasi dengan teman-temannya. Akan lebih menyenangkan jika Anda mengajari anak untuk membuat pernik-pernik peralatan sekolahnya sendiri. Misalnya tempat pensil hasil kreasi sendiri. Benda-benda hasil prakarya tentu akan membuat anak lebih bangga.

Pola Tidur
Selama liburan, pola tidur anak tidak beraturan. Jika pada musim sekolah mereka terbiasa bangun pagi, di saat liburan mereka lebih bebas bangun siang. Sedangkan malam hari, mereka berangkat tidur lebih malam. Agar anak kembali ke pola tidur pada saat sekolah, beberapa hari menjelang liburan berakhir, biasakan anak menepati jadwal tidur dan bangun seperti saat sekolah. Sehingga pada saat sekolah sudah dimulai, anak sudah siap dengan pola yang lama.

Teman-teman
Lingkungan sosial yang menyenangkan di sekolah bisa membuat anak bersemangat kembali ke sekolah. Jika anak Anda menunjukkan tanda-tanda tak semangat berangkat sekolah, ingatkan dia pada teman-temannya di sekolah. Jika hubungan sosial anak dengan teman-teman sekolahnya cukup baik, akan ada rasa rindu bertemu teman-temannya itu. Terlebih setelah liburan panjang, anak telah menyimpan banyak pengalaman yang bisa diceritakan pada teman-temannya.

Bekal sekolah
Siapkan pula bekal sekolah yang menarik untuk si kecil. Ajak dia membantu menyusun ide dan menyiapkan bekal sekolahnya sendiri. Dengan demikian, akan ada rasa bangga terhadap bekal hasil buatannya sendiri.
• VIVAnews

MALAM LAILATUL QADAR

Keutamaannya sangat besar, karena malam ini menyaksikan turunnya Al-Qur’an Al-Karim, yang membimbing orang-orang yang berpegang dengannya ke jalan kemuliaan dan mengangkatnya ke derajat yang mulia dan abadi. Umat Islam yang mengikuti sunnah Rasulnya tidak memasang tanda-tanda tertentu dan tidak pula menancapkan anak-anak panah untuk memperingati malam ini, akan tetapi mereka berloma-lomba untuk bangun di malam harinya dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah.

Inilah wahai saudaraku muslim, ayat-ayat Qur’aniyah dan hadits-hadits nabawiyah yang shahih menjelaskan tentang malam tersebut.

1. Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Cukuplah untuk mengetahui tingginya kedudukan Lailatul Qadar dengan mengetahui bahwasanya malam itu lebih baik dari seribu bulan, Allah berfirman.

“Artinya : Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar, tahukah engkau apakah malam Lailatul Qadar itu ? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala usrusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar” [Al-Qadar : 1-5]

Dan pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.
“Artinya : Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui” [Ad-Dukhan : 3-6]

2. Waktunya

Diriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa malam tersebut terjadi pada tanggal malam 21,23,25,27,29 dan akhir malam bulan Ramadhan. [1]

Imam Syafi’i berkata : “Menurut pemahamanku. wallahu ‘alam, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab sesuai yang ditanyakan, ketika ditanyakan kepada beliau : “Apakah kami mencarinya di malam ini?”, beliau menjawab : “Carilah di malam tersebut” [Sebagaimana dinukil Al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah 6/386]

Pendapat yang paling kuat, terjadinya malam Lailatul Qadar itu pada malam terakhir bulan Ramadhan berdasarkan hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha, dia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terkahir bulan Ramadhan dan beliau bersabda.

“Artinya : Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan” [Hadits Riwayat Bukhari 4/225 dan Muslim 1169]

Jika seseorang merasa lemah atau tidak mampu, janganlah sampai terluput dari tujuh hari terakhir, karena riwayat dari Ibnu Umar, (dia berkata) : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya” [Hadits Riwayat Bukhari 4/221 dan Muslim 1165]

Ini menafsirkan sabdanya.
“Artinya : Aku melihat mimpi kalian telah terjadi, barangsiapa yang mencarinya carilah pada tujuh hari terakhir” [Lihat Maraji' tadi]

Telah diketahui dalam sunnah, pemberitahuan ini ada karena perdebatan para sahabat. Dari Ubadah bin Shamit Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ke luar pada malam Lailatul Qadar, ada dua orang sahabat berdebat, beliau bersabda.

“Artinya : Aku keluar untuk mengkhabarkan kepada kalian tentang malam Lailatul Qadar, tapi ada dua orang berdebat hingga tidak bisa lagi diketahui kapannya; mungkin ini lebih baik bagi kalian, carilah di malam 29. 27. 25 (dan dalam riwayat lain : tujuh, sembilan dan lima)” [Hadits Riwayat Bukhari 4/232]

Telah banyak hadits yang mengisyaratkan bahwa malam Lailatul Qadar itu pada sepuluh hari terakhir, yang lainnya menegaskan, di malam ganjil sepuluh hari terakhir. Hadits yang pertama sifatnya umum sedang hadits kedua adalah khusus, maka riwayat yang khusus lebih diutamakan dari pada yang umum, dan telah banyak hadits yang lebih menerangkan bahwa malam Lailatul Qadar itu ada pada tujuh hari terakhir bulan Ramadhan, tetapi ini dibatasi kalau tidak mampu dan lemah, tidak ada masalah, dengan ini cocoklah hadits-hadits tersebut tidak saling bertentangan, bahkan bersatu tidak terpisah.

Kesimpulannya

Jika seorang muslim mencari malam lailatul Qadar carilah pada malam ganjil sepuluh hari terakhir : 21, 23,25,27 dan 29. Kalau lemah dan tidak mampu mencari pada sepuluh hari terakhir, maka carilah pada malam ganjil tujuh hari terakhir yaitu 25,27 dan 29. Wallahu ‘alam

3. Bagaimana Mencari Malam Lailatul Qadar.?

Sesungguhnya malam yang diberkahi ini, barangsiapa yang diharamkan untuk mendapatkannya, maka sungguh telah diharamkan seluruh kebaikan (baginya). Dan tidaklah diharamkan kebaikan itu, melainkan (bagi) orang yang diharamkan (untuk mendapatkannya). Oleh karena itu dianjurkan bagi muslimin (agar) bersemangat dalam berbuat ketaatan kepada Allah untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala-Nya yang besar, jika (telah) berbuat demikian (maka) akan diampuni Allah dosa-dosanya yang telah lalu.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Barang siapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” [Hadits Riwayat Bukhari 4/217 dan Muslim 759]

Disunnahkan untuk memperbanyak do’a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu ‘anha, (dia) berkata : “Aku bertanya, “Ya Rasulullah ! Apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku ucapkan ?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah :

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul afwa fa’fu’annii”

“Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku” [2]

Saudaraku -semoga Allah memberkahimu dan memberi taufiq kepadamu untuk mentaati-Nya- engkau telah mengetahui bagaimana keadaan malam Lailatul Qadar (dan keutamaannya) maka bangunlah (untuk menegakkan shalat) pada sepuluh malam terakhir, menghidupkannya dengan ibadah dan menjauhi wanita, perintahkan kepada isterimu dan keluargamu untuk itu, perbanyaklah perbuatan ketaatan.

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha.
“Artinya : Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila masuk pada sepuluh hari (terakhir bulan Ramadhan), beliau mengencanngkan kainnya[3] menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya” [Hadits Riwayat Bukhari 4/233 dan Muslim 1174]

Juga dari Aisyah, (dia berkata) :
“Artinya : Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh (beribadah apabila telah masuk) malam kesepuluh (terakhir) yang tidak pernah beliau lakukan pada malam-malam lainnya” [Hadits Riwayat Muslim 1174]

4. Tanda-Tandanya

Ketahuilah hamba yang taat -mudah-mudahan Allah menguatkanmu degan ruh dari-Nya dan membantu dengan pertolongan-Nya- sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan paginya malam Lailatul Qadar agar seorang muslim mengetahuinya.

Dari ‘Ubay Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : Pagi hari malam Lailatul Qadar, matahari terbit tidak menyilaukan, seperti bejana hingga meninggi” [Hadits Riwayat Muslim 762]

Dari Abu Hurairah, ia berkata : Kami menyebutkan malam Lailatul Qadar di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda.
“Artinya : Siapa di antara kalian yang ingat ketika terbit bulan seperti syiqi jafnah” [4]

Dan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Artinya : (Malam) Lailatul Qadar adalah malam yang indah, cerah, tidak panas dan tidak juga dingin, (dan) keesokan harinya cahaya sinar mataharinya melemah kemerah-merahan” [Tahayalisi 349, Ibnu Khuzaimah 3/231, Bazzar 1/486, sanadnya Hasan]

——————————————————————–
Foote Note.1. Pendapat-pendapat yang ada dalam masalah ini berbeda-neda, Imam Al-Iraqi telah mengarang satu risalah khusus diberi judul Syarh Shadr Bidzikri Lailatul Qadar, membawakan perkataan para ulama dalam masalah ini, lihatlah…
2. Hadits Riwayat Tirmidzi 3760, Ibnu Majah 3850 dari Aisyah, sanadnya Shahih. Lihat syarahnya Bughyatul Insan fi Wadhaifi Ramadhan hal. 55-57 karya Ibnu Rajab Al-Hambali.
3. Menjauhi wanita (yaitu istri-istrinya) karena ibadah, menyingisngkan badan untuk mencarinya
4. Muslim 1170. Perkataan : “Syiqi jafnah” syiq artinya setengah, jafnah artinya bejana. Al-Qadhi ‘Iyadh berkata : “Dalam hadits ini ada isyarat bahwa malam Lailatul Qadar hanya terjadi di akhir bulan, karena bulan tidak akan seperti demikian ketika terbit kecuali di akhir-akhir bulan”.

Mainan Kertas Unik

Lagi iseng jelajah dunia maya… eh ketemu link yang menarik untuk adik² berkreasi, pasti asyik nih tuk dicoba, Indonesia banget lagi… MAU…!!!

 

Sumber:salazad.com

 

 

 Ini dia, klik gambar di bawah ini untuk mendownload diagramnya, trus cetak/print di kertas karton, gunting dan lipat…, SELAMAT MENCOBA…!


Internet dan Anak-Anak

Salah satu hasi l dari kemajuan teknologi yang tak dapat kita pungkiri kecanggihannya adalah internet. Saat ini internet sudah semakin luas penggunaannya di kalangan masyarakat. Tidak hanya di perkantoran, namun juga rumah-rumah/keluarga yang menggunakan jasa layanan internet. Selain itu, saat ini internet juga bisa digunakan dimana saja dan kapan saja. Pasalnya, kehadiran telepon selular dengan fitur internetnya juga telah merajalela. Hal ini tentu saja bagus sekali, memudahkan kita untuk mendapatkan segala informasi yang update. Namun, bagaimana dengan anak-anak yang menggunakan internet? Berdampak positif atau negatif-kah internet untuk anak-anak?

Anak-anak merupakan pribadi yang  masih labil. Ini dikarenakan otak yang belum berkembang denga baik, terutama otak depan Sedangkan otak depan adalah pusat untuk melakukan penilaian, perencanaan dan menjadi eksekutif yang akan memerintahkan tubuh untuk melakukan sesuatu. Pada otak belakang merupakan pendukung dari otak depan. Di sini juga dihasilkan dopamin, yaitu hormon yang menghasilkan perasaan nyaman, rileks atau fly pada seseorang.

Oleh sebab itu tidak hanya bagi orang dewasa, anak-anak juga bisa kecanduan internet, berlama-lama di depan komputer entah untuk browsing, chatting, main game, dan sebagainya. Jika orang dewasa sudah bisa mengetahui dan memahami yang mana yang baik atau tidak, serta dapat mengambil keputusan yang tepat untuk dirinya, tapi tidak demikian bagi anak-anak. Seorang anak yang kecanduan akan sulit menghentikan kebiasaannya sehingga ia akan melakukan hal tersebut berulang kali. Dan yang paling parah yaitu, ia akan lupa mandi, makan, belajar, dan bermain bersama teman-temannya.

Bahaya internet bagi anak-anak yang paling fatal adalah situs porno yang banyak sekali beredar. Akan sangat memprihatinkan jika anak-anak ketagihan pornografi di internet. Situs dan gambar-gambar porno dapat diakses dengan mudah di internet, baik di computer maupun telepon genggam. Awalnya, mungkin seorang anak tidak berniat untuk melihat pornografi dan akan memanfaatkan internet untuk tujuan yang baik. Tetapi, situs porno ini dapat muncul secara tiba-tiba saat seorang anak mencari bahan informasi untuk tugas sekolahnya atau untuk keperluan lainnya. Sedangkan anak usia 8-12 masih lugu dan belum bisa menilai baik atau buruknya suatu hal.

Selain gambar-gambar porno, banyak juga orang tidak bertanggung jawab yang memanfaat anak-anak kecil dan remaja untuk pelampiasan seksual. Antara lain melalui chatting room, dimana anak diajak berkenalan, kemudian mengajaknya untuk melakukan hubungan seks. Bila tidak berhati-hati, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dapat mencuri identitas pribadi yang dapat digunakan untuk melakukan kejahatan.
Berdasarkan hal-hal tersebutlah orangtau musti waspada akan penggunaan internet oleh anak-anaknya. orangtua perlu mengetahui ciri-ciri anak yang kecanduan internet serta bagaimana mengantisipasi bahaya internet bagi anak-anak.  Ciri-ciri seorang anak yang sudah kecanduan internet umumnya adalah akan marah bila Anda membatasi untuk menggunakan internet. Dia juga cenderung enggan berkomunikasi dengan orang lain dan bersifat tertutup atau hanya mau berteman dengan orang tertentu saja.

Untuk menghindari berbagai bahaya internet dan kecanduan internet, Anda bisa melakukan hal-hal berikut:

  • Orang tua perlu memiliki pengetahuan tentang Internet

Jangan mengganggap diri terlau tua atau terlalu bodoh untuk mempelajari Internet. Istilah lainnya, jangan gaptek (gagap teknologi). Seorang anak dapat saja dengan sengaja membiarkan atau membuat orang tua tidak memahami teknologi sehingga orang-tua berpikir tidak ada dampak negatif dari internet.

  • Letakkan komputer di tempat yang mudah dilihat

Kadang orangtua merasa bangga dengan dapat meletakkan dalam kamar anak mereka sebuah komputer yang terhubung internet. Hal ini sebenarnya akan membahayakan anak Anda karena mereka dapat leluasa mengakses situs-situs yang tidak baik tanpa diketahui orangtua. Sebaliknya, dengan meletakkan di tempat terbuka, misalnya di ruang keluarga, Anda dapat memantau situs apa saja yang dibuka anak.

  • Bantu agar anak dapat membuat keputusan sendiri

Karena Anda tidak dapat mengawasi anak Anda 24 jam, biasakan anak Anda untuk mengambil keputusan mulai dari hal-hal yang kecil. Misalnya, memutuskan untuk menggunakan pakaian yang mana atau tanyakan pendapat dan sudut pandang anak. Sehingga saat Anda tidak ada atau saat muncul situs porno mereka dapat mengambil tindakan yang tepat. Tanamkan pula rasa takut akan Tuhan, sehingga walau Anda tidak ada, tetapi dia tahu bahwa Tuhan memperhatikan dan melihat apa yang dilakukannya.

  • Batasi penggunaan Internet

Jangan biarkan anak anak terlalu asyik di dunia maya. Tetapkan berapa lama Internet boleh digunakan dan situs apa saja yang boleh diakses. Jelaskan juga mengapa Anda melakukan hal ini dan bantu anak untuk memahami keputusan ini.

  • Jaga komunikasi yang baik dengan anak

Luangkan waktu untuk bercanda dengan anak dan berkomunikasi dengan terbuka. Komunikasi yang baik dan keakraban dengan anak akan memudahkan Anda untuk menanamkan nilai-nilai moral. Anda dapat menjelaskan kepada anak Anda apa saja bahaya dari penggunaan Internet agar mereka tidak mudah terkecoh.
Marilah kita lindungi anak-anak kita dari bahaya internet yang dapat merusak kecerdasan dan nilai moral anak. Ajarkan sang anak untuk menggunakan internet dengan sebaik mungkin, sepositif mungkin, sehingga kehadiran internet betul-betul terasa manfaatnya.

Sumber : www.sekeluarga.com

Anak Cerdas Berawal dari Rumah

Anak belajar mengucapkan kata pertama, merangkak, berjalan hingga belajar sopan santun dan yang berkaitan dengan kecerdasan berawal dari rumah. Sebagai tokoh panutan utama, orangtua perlu memahami perkembangan otak si kecil.

Menurut dokter anak spesialis syaraf Fakultas Kedokteran Universitan Indonesia (FK-UI), Dr Dwi putro Widodo, SpA(K), proses perkembangan otak anak terbagi menjadi dua tahap yaitu pembentukan sinaps (koneksi) dan transmisi sel otak (komunikasi).

“Pada tahap pertama sel-sel otak membentuk sinaps, yaitu penghubung antara dua ujung sel-sel yang berbeda. Sedangkan tahap komunikasi adalah tahap dimana adanya penyampaian pesan antar sel otak. Fase ini adalah fase dimana proses pembelajaran dan daya ingat dimulai,” paparnya.

Untuk mengoptimalkan proses perkembangan otak anak itutidak cukup dengan nutrisi saja tapi juga stimulasi.

Hal senada dituturkan Psikolog anak, Dr Rose Mini AP, Mpsi. Dia mengatakan, saat itu otak anak bagai spons baru yang mampu menyerap segala hal dengan cepat dan maksimal.  “Untuk itu makin banyak pengalaman dan pembelajaran anak, maka makin banyak yang terserap dan anak akan tumbuh cerdas,” ungkap psikolog yang disapa mbak Romi itu.

Namun orang tua harus pandai mengaturnya, tidak asal-asalan sehingga anak dapat berkembang sesuai dengan kapasitasnya, lanjut Romi. Stimulus yang seimbang bagi otak kiri dan otak kanan akan membantu anak memiliki kemampuan yang seimbang juga antara kemampuan khas otak kiri dan kanan.

Bermain

Stimulus yang paling menyenangkan dan efektif bagi anak adalah dengan bermain. Dengan meluangkan waktu di tengah kesibukan orang tua dapat mengajak anak bermain, misalnya dengan bermain musik, bercerita atau melukis. Dengan melukis anak dapat mempelajari berbagai macam warna, sedangkan dengan bercerita atau membaca anak akan mempelajari banyak kosa kata.

“Biarkan anak memilih permainannya sendiri, dengan begitu anak akan mendapatkan berbagai pengalaman yang menarik rasa ingin tahunya,” imbuh Romi.

Berikan juga anak permainan yang dapat membantu memaksimalkan kemampuan otak dan pikiran seperti permainan yang dapat mengenalkan perbedaan dan klasifikasi. Permainan building blocks atau permainan yang melatih kemampuan emosional dan imajinasi seperti alat musik, permainan yang melatih kemampuan logis dan akal seperti puzzle serta permainan yang dapat melatih konsentrasi dan ingatannya.

Menstimulasi anak dengan bermain sangat menyenangkan dan dapat membantu orang tua melihat kecerdasan pada anak-anaknya. Kemampuan orang tua melihat potensi dan bakat anak sangatlah penting karena masing-masing anak memiliki jenis kecerdasan berbeda.

Sementara itu, Motivator Gobind Vashdev menegaskan pentingnya orang tua menyadari besarnya peran mereka bagi perkembangan anak, terutama untuk perkembangan otak.

Dia memaparkan, untuk mencapai hasil yang optimal, orang tua pun perlu mengenali kekuatan dan kelemahan masing-masing, agar saling melengkapi dan membantu dalam memberikan stimulasi pada anak. Orang tua juga wajib mencari tahu perkembangan terbaru tentang nutrisi dan stimulasi yang baik bagi perkembangan anak.

(republikaonline)